Benarkah Sujud Diatas Tanah Sama dengan Menyembah Tanah? (bagian kedua)

Di dalam Kitab Ighotsatul Lahfan oleh Ibn Qoyyim AL-Jauziyyah juz 1 halaman 242 terbitan Dar Ibn Jauzi, cetakan kedua, 1427 H.

Pada kitab ini Ibn Qoyim menguatkan pernyataan yang disampaikan gurunya yaitu Ibn Taimiyyah dalam Majmu al fatawa bahwa sholat di atas sajadah adalah Bid’ah, di sini Ibn qoyyim mengatakan :
“Rasulullah saw sama sekali tidak pernah melakukan sholat diatas sajadah, dan sajadah pun tidak dibentangkan dihadapannya, akan tetapi beliau saw pernah melakukan sholat di atas tanah yang basah, dan sujud diatasnya, dan pernah juga beliau sujud di atas tikar.”

Pada catatan kaki, Muhaqiq kitab ini Hasan bin Ali mengatakan : “Dan Semua ini (pernyataan Ibn Qoyyim Al Jauziyyah) adalah BENAR dan TERKENAL / POPULAR dalam kitab-kitab Syamail.”

Disini Ibn Qoyim menguatkan pernyataan yang disampaikan gurunya yaitu Ibn Taimiyyah dalam Majmu al fatawa, namun amat disayangkan orang-orang yang mengklaim sebagai penegak Sunnah Nabi saw justru mengejek dan mengolok – olok orang yang melakukan sunnah Nabi saw yaitu sujud diatas tanah dengan menciptakan fitnah bahwa yang sujud diatas tanah adalah menyembah tanah padahal Imam mereka Ibn taimiyah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw Sujud diatas tanah, sehingga secara tidak langsung mereka telah mengejek dan mengolok – olok Rasulullah saw.

Allahumma Sholi ‘Ala Muhammad wa Aali Muhammad